Rejang Lebong, Worldosint.com – Pimpinan Yayasan Literasi Kita Indonesia Bengkulu Kabupaten Rejang Lebong, Dr. Sumarto, M.Pd.I, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan menangkal penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, serta isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media sosial maupun media online.

Dr. Sumarto yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong menilai perkembangan arus informasi digital harus disikapi secara bijak agar tidak memicu perpecahan dan keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. Jangan mudah terpengaruh oleh berita hoaks, ujaran kebencian, maupun isu SARA yang dapat memecah persatuan,” ujar Dr. Sumarto di Rejang Lebong, Jumat (17/4/2026).

Ia mengatakan penyebaran informasi yang tidak benar dapat berdampak negatif terhadap stabilitas sosial dan mengganggu kerukunan antarwarga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Menurut dia, literasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu memilah informasi yang benar dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang menyesatkan.

Selain itu, Dr. Sumarto juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran paham-paham intoleransi maupun ajaran yang bertentangan dengan nilai persatuan dan kebangsaan.

“Kita harus bersama-sama menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan agar masyarakat tetap hidup rukun dan damai di tengah keberagaman,” katanya.

Ia menambahkan peran keluarga, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas literasi sangat penting dalam memberikan edukasi kepada generasi muda terkait penggunaan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.

Melalui Yayasan Literasi Kita Indonesia, pihaknya terus mendorong penguatan budaya literasi dan pendidikan karakter sebagai upaya membangun masyarakat yang cerdas, kritis, serta memiliki kepedulian sosial dan wawasan kebangsaan.

Dr. Sumarto berharap seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong dapat terus menjaga kondusivitas daerah dengan mengedepankan sikap saling menghormati, toleransi, dan bijak dalam bermedia sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here