Bengkulu Tengah, Worldosint.com – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Aan, menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga netralitas Polri serta stabilitas nasional.

Aan mengatakan, keberadaan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi yang harus dipahami secara utuh oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan serikat buruh.

“Kami dari KSPSI Kabupaten Bengkulu Tengah mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Ini penting agar Polri tetap solid, netral, dan fokus menjalankan tugas menjaga keamanan serta penegakan hukum,” kata Aan saat dimintai keterangan, Selasa.

Menurut dia, stabilitas keamanan memiliki dampak langsung terhadap dunia ketenagakerjaan dan iklim investasi. Kondisi keamanan yang kondusif akan memberikan rasa aman bagi pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Aan menilai, berbagai isu yang berkembang di ruang publik terkait posisi Polri perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan kegaduhan dan salah tafsir di tengah masyarakat.

“Pekerja membutuhkan situasi yang aman dan stabil. Karena itu, kami berharap semua pihak menghormati konstitusi dan tidak memunculkan narasi yang bisa memecah kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujarnya.

Ia juga mengajak media massa dan media daring untuk menyampaikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab, sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar terkait sistem ketatanegaraan.

KSPSI Kabupaten Bengkulu Tengah, lanjut Aan, berkomitmen untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta bersinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here