Bengkulu, Worldosint.com – Asosiasi Media Bengkulu Online (AMBO) menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi negara yang berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga soliditas, netralitas Polri, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Asosiasi Media Bengkulu Online (AMBO), Aurego Jaya, S.Sos.I., mengatakan dukungan itu merupakan kesepakatan bersama pengurus dan anggota AMBO sebagai bagian dari tanggung jawab moral insan pers dalam menjaga stabilitas nasional dan konstitusi.

“Kami atas nama Asosiasi Media Bengkulu Online bersepakat mendukung Polri tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Hal ini penting untuk menjaga soliditas dan netralitas Polri, sekaligus memastikan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga,” kata Aurego Jaya di Bengkulu, Selasa.

Menurut Aurego, posisi Polri di bawah Presiden telah diatur secara jelas dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Oleh karena itu, berbagai narasi yang berpotensi menimbulkan tafsir keliru di ruang publik perlu disikapi secara bijak dan proporsional.

Ia menegaskan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat, khususnya terkait isu-isu kelembagaan negara.

“Sebagai asosiasi media, kami berharap Polri tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia sesuai konstitusi. Media harus hadir untuk meluruskan informasi dan menjaga ruang publik tetap sehat,” ujarnya.

AMBO, lanjut Aurego, berkomitmen untuk terus mendorong praktik jurnalistik yang profesional, beretika, dan taat hukum, sekaligus mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di tengah masyarakat.

Dengan sinergi antara Polri, media, dan masyarakat, AMBO optimistis stabilitas nasional dan kehidupan demokrasi yang sehat dapat terus terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here