Bengkulu, Worldosint.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra mengimbau para orang tua agar tidak memaksakan anak bersekolah di sekolah yang dianggap favorit pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Menurut Ilham, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Karena itu, proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, adil, dan bebas dari diskriminasi.
“Pendidikan adalah pondasi utama masa depan bangsa. Melalui momentum SPMB Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Bengkulu bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen penuh untuk menghadirkan proses penerimaan yang objektif, transparan, akuntabel, adil, dan bebas dari diskriminasi,” kata Ilham Putra di Bengkulu, Kamis (28/5).
Ia menegaskan pemerintah berupaya memastikan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan dapat terpenuhi tanpa adanya sekat atau perlakuan berbeda dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Kita ingin memastikan bahwa hak pendidikan setiap anak di Kota Bengkulu terpenuhi dengan baik tanpa ada sekat pembatas,” ujarnya.
Ilham mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada anggapan bahwa hanya sekolah tertentu yang mampu memberikan pendidikan berkualitas. Menurut dia, seluruh sekolah memiliki standar pendidikan yang sama, didukung tenaga pendidik yang kompeten, fasilitas yang merata, serta kurikulum yang setara.
Namun demikian, ia mengimbau orang tua untuk mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan pilihan sekolah bagi anak, termasuk kesesuaian zonasi, kondisi ekonomi keluarga, hingga kesiapan psikologis peserta didik.
“Saya menghimbau dengan sangat jangan pernah memaksakan anak kita untuk bersekolah di sekolah yang dicap sebagai sekolah favorit jika hal itu tidak sesuai dengan zonasi, kemampuan finansial, atau yang paling penting kapasitas psikologis dan minat anak itu sendiri,” katanya.
Menurut Ilham, sekolah terbaik bukan semata-mata sekolah yang memiliki reputasi atau label favorit, melainkan sekolah yang mampu memberikan kenyamanan dan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Semua sekolah memiliki standar, kualitas guru yang sama, fasilitas yang merata dan kurikulum yang setara. Sekolah terbaik bukanlah sekolah yang memiliki label mentereng di gerbangnya, sekolah terbaik adalah lingkungan belajar yang paling dekat dengan rumah, paling ramah bagi psikologis anak dan mampu membuat anak merasa aman serta bahagia untuk bertumbuh,” ujarnya.
Dinas Dikbud Kota Bengkulu berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas di sekolah negeri maupun swasta di Kota Bengkulu