Bengkulu, Worldosint.com – Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.Ik., M.Si. dikukuhkan sebagai Bapak Pelindung Buruh Bengkulu dalam sebuah kegiatan yang digelar di Lapangan Golf Jalan Citandui, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Senin (15/12) sore.

Pengukuhan tersebut mengusung tema Membangun Kebersamaan bersama Polda dan Buruh dalam Menjaga Kamtibmas di Provinsi Bengkulu, sebagai bentuk penguatan sinergi antara kepolisian dan serikat pekerja dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu beserta jajaran pejabat utama Polda Bengkulu, di antaranya Dirbinmas, Dirlantas, Direskrimum, Direskrimsus, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, serta perwakilan serikat pekerja dan buruh dari berbagai federasi di Provinsi Bengkulu.
Ketua DPD KSPSI Provinsi Bengkulu, Aizan Dahlan, SH, MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Bengkulu atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengukuhan ini menjadi simbol kerja sama yang baik antara kepolisian dan buruh dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Polda Bengkulu yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai wujud sinergi untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Bengkulu,” ujar Aizan.
Ia juga menyinggung penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) secara nasional yang mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen. Kebijakan tersebut, kata dia, menjadi dorongan semangat bagi para pekerja untuk meningkatkan produktivitas ke depan.
Selain itu, Aizan menyampaikan sejumlah aspirasi buruh, di antaranya kekhawatiran terkait rencana penutupan lahan usaha di wilayah Bengkulu Tengah yang berpotensi menghilangkan lapangan pekerjaan. Ia berharap pemerintah dapat menyiapkan solusi, termasuk penyediaan rumah pekerja bagi buruh agar tetap dapat bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Bapak Pelindung Buruh Bengkulu. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra dan sahabat bagi para pekerja di Bengkulu.
“Hari ini saya berdiri bukan hanya sebagai Kapolda Bengkulu, tetapi juga sebagai mitra dan bagian dari rekan-rekan buruh. Kami menyadari buruh adalah tulang punggung kemajuan perusahaan dan bangsa,” kata Kapolda.
Ia berharap pengukuhan tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pekerja, serikat buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah, sehingga tercipta hubungan industrial yang harmonis serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan buruh dan stabilitas kamtibmas di Provinsi Bengkulu.




