Worldosint.com – Kasus Asusila dengan tersangka pengasuh Pondok Pesantren yang ada di Bengkulu Utara, mendapat perhatian khusus dari Kepala Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Utara, pihaknya mengecam keras tindakan tersebut dan meminta aparat untuk menegakkan hukum yang seadil-adilnya.

“Kita mengecam setiap tindakan pelanggaran hukum terutama di dunia pendidikan, apalagi perbuatan asusila (akhlak madzmumah) di lingkungan pondok pesantren,” tegas Kepala Kepala Kesbangpol Bengkulu Utara, Suryadi, SSTP.M,Si dalam pernyataan tertulis yang diterima CoverPublik.com pada (21/8/2024).

Dalam pernyataan tersebut, Suryadi, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Oleh karena itu pihaknya mendukung penuh penegakan hukum menindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di NKRI.

Suryadi juga mengapresiasi Jajaran Polda Bengkulu yang terus melakukan perkembangan terbaru terkait kasus asusila tersebut. Namun demikian, pihaknya juga tetap meminta yang bersangkutan untuk mematuhi dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan bersikap kooperatif.

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk penuntasan dan penuntutan sesuai UUD yang berlaku, dan kami juga meminta kepada aparat hukum untuk menegakkan hukum seadil-adilnya,” demikian tegas Suryadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bengkulu Utara, Solita Meda manegaskan bahwa bagi para pimpinan atau penagsuh PonPes khususnya yang ada di wilayah Bengkulu Utara agar selalu menjaga marwah Pondok Pesantren, dan saling menjaga ukhuah untuk sesama pemimpin pondok.

“Untuk tindakan asusila yang terjadi di wilayah Bengkulu Utara, kami selaku Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendukung penuh agar aparat hukum untuk menegakkan hukum seadil-adilnya. Agar tindakan pribadi yang bersangkutan, tidak terjadi lagi di institusi pesantren dan lembaga atau institusi pondok pesantren lainya,”tegasnya.

“Kami juga mengimbau pondok pesantren se-Indonesia dan lembaga lainya, senantiasa memberikan layanan pendidikan dan keteladanan yang terbaik serta pembinaan akhlakul karimah, turut serta mendakwahkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin dan memberdayakan masyarakat sekitar,” demikian imbauan Solita Meda. (Ads)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here